Robot Luar Angkasa Jepang Mendarat di Permukaan Asteroid

Robot Luar Angkasa Jepang Mendarat di Permukaan Asteroid - Lembaga Antariksa Jepang ( Japan Aerospace Exploration Agency/ JAXA) memberitahukan bahwa pihaknya telah sukses mendaratkan dua buah robot luar angkasa rover di permukaan asteroid Ryugu pada Sabtu (22/9) lalu. Ryugu berjarak 180 juta mil atau selama 289 kilometer dari Bumi.


Robot luar angkasa ini bakal bertugas untuk mengerjakan eksplorasi mobile pertama di bawah misi mempunyai nama Minerva-II1. "Dua robot dalam situasi baik dan sedang mentransmisikan foto dan data," tulis JAXA dalam penjelasan resmi.

Dua robot luar angkasa ini mengudara menumpang wahana angkasa Hayabusa2 yang dikenalkan dari Bumi pada Desember 2014 silam. Wahana angkasa ini sedang di orbit dengan elevasi sekitar 20 kilometer pada Kamis (20/9) kemudian hingga sukses berada di sekitar asteroid Ryugu.

Kedua rover ini berbentuk silinder dengan lebar 18 cm dan tinggi 7 cm. Kedua robot ini diselamatkan dalam kontainer mempunyai nama Minerva-II1 yang dapat terjun bebas secara perlahan ke permukaan dari asteroid

Hayabusa2 sudah sampai di Ryugu orbit pada Juni dan mengambil foto untuk menemukan tempat pendaratan yang bagus guna kontainer Minerva-II1. Saat wahana angkasa menyentuh jarak 100 meter dari batuan antariksa, robot ini mengantarkan permukaan kawah dan permukaan gersang asteroid Ryugu.

Kendati demikian, peneliti mempercayai di dalam perut asteroid terdapat kandungan berharga yang dapat menjadi sumber utama guna mengungkap perubahan kehidupan di Bumi.

Tujuan utama dari tujuan ini tak lain guna mengirim sampel asteroid ke Bumi pada tahun 2020. Cara mengambil sampelnya ialah dengan teknik menembakkan peluru ke asteroid.


"Batuan luar angkasa berukuran 1 kilometer dengan format seperti berlian, diinginkan kaya bakal kandungan air dan material organik. Hal ini dapat membantu peneliti mengungkap kaitan antara batuan di Bumi dan perubahan kehidupan insan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan alam," tulis JAXA.

JAXA mesti menantikan konfirmasi tempat pendaratan yang aman dari foto-foto yang diantarkan Hayabusa2. Hayabusa2 mendekati atmosfer Ryugu sampai 55 meter, lantas memakan waktu satu menit guna menurunkan kedua rover. Kemudian Hayabusa2 naik kembali ke posisi mula yang berjarak 20 kilometer di atas permukaan.

Kedua rover pun bertugas untuk mengambil gambar di permukaan asteroid dan mengukur suhu permukaan asteroid. Rover bergerak dengan teknik melompat sampai 15 meter, pasalnya dampak gravitasi yang paling rendah, rover tidak bisa bergerak dengan teknik berputar. Rover mendapat tenaga dari panel surya.

Setelah merampungkan misinya, robot angkasa ini dijadwalkan bakal meninggalkan Ryugu pada Desember 2019 sebelum pulang ke Bumi di akhir 2020 dengan membawa hasil sampel kandungan dari dalam asteroid. Jika tujuan ini berlangsung mulus, JAXA menuliskan pencapaian itu akan menjadi tujuan dengan sampel pertama yang sukses kembali dari asteroid tipe-C.

Ini ialah usaha kedua dari badan antariksa Jepang guna mendaratkan rover di asteroid. Percobaan kesatu dilaksanakan pada tahun 2005 dan gagal sebab pesawat angkasa Hayabusa1 mencungkil kontainer pada waktu  yang salah.

Sukses dengan misinya kali ini, JAXA menjadwalkan akan mengenalkan robot angkasa ketiga, Mascot dari Hayabusa2 ke Ryugu. Kali ini rover kepunyaan Jerman dan Prancis yang akan dikirimkan ke asteroid pada mula Oktober mendatang.

Mascot dijadwalkan bakal menempuh misi serupa dengan tiba di permukaan asteroid. Misi ini diharapkan dapat mengumpulkan informasi lebih mendetail dari hasil ekskavasi di permukaan asteroid.

Sekian artikel saya tentang Robot Luar Angkasa Jepang Mendarat di Permukaan Asteroid semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Robot Luar Angkasa Jepang Mendarat di Permukaan Asteroid"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel